Rabu, 25 Juli 2012

CALON PENGANTINKU


Semangat
Hari itu adalah hari yang begitu berat untuk di lupakan dalam sejarah hidupku. Menghadapi terpaan badai besar yang belum pernah terfikirkan olehku. Menerima sebuah kenyataan pahit yang sulit untuk aku rasakan. Namun aku harus tetap tegar dan tabah dalam menghadapi cobaan tersebut, karena dengan ujian menandakan bahwa Tuhan ingin menaikan derajat hambaNya. Untuk mengetahui sejauh mana kadar kesabaran dan ketabahan hambaNya di dalam menghadapi cobaan serta ujianNya.

Setidaknya itulah pepatah yang bisa aku simpan dalam memory otakku sebagai penyemangat jiwaku yang telah hancur. Aku yakin dibalik semua itu tersimpan hikmah dan pelajaran yang berharga buatku. Itulah kehidupan kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi pada hari esok dan selanjutnya.

Pagi yang cerah, secerah hatiku menyambut pagi, dedaunan dan rerumputan dengan indahnya bergoyang tanpa ada penghalang, suara kicauan burung yang bercengkerama menambah semaraknya pagi, kilauan cahaya mentari pagi yang bersinar semakin menambah pesona keindahan pagi. Sesekali terdengar suara embun jatuh dari dahan pohon. Udara pagi nan segar menambah kesejukan desaku, desa yang jauh dari kota, yang jauh dari kericuhan, yang jauh dari keramaian, jauh dari segala semaraknya kota dan yang lebih penting jauh dari para koruptor. Inilah desaku, penuh dengan alam yang masih sangat alami.
"Hari yang indah tuk mulai merajut mimpi" gumammku semangat.

Yah..semangat! kata itulah yang pertama kali ku ucapkan setiap kali aku bangun dari tidurku. Satu kata yang cukup simpel, yang mampu memotivasiku dalam setiap hal, bagiku semangat mempunyai makna yang sangat berpengaruh dalam hidupku. Seperti rapalan mantra yang ketika diucapkan bisa membuat kita lebih sakti, lebih kuat lagi, tapi tergantung sama orang yang mengucapkannya atau merapalkannya. Harus benar-benar diucapkan dari dalam hati, kita kadang cuma mengucapkannya karena disuruh, atau diajak orang lain untuk “semangat” dan tidak berefek sama sekali.


Sering aku mengalami itu, mengucapkan semangat, tapi tetap saja lemas. Kini aku baru tahu ternyata di dalam rapalan mantra kata semangat itu tersimpan rahasia yang begitu besar dan luar biasa dalam hidupku.

Sekelam apapun masalahku, seberat apapun beban hidupku, aku tak akan mungkin bisa berlari darinya, agar aku bisa menghindar darinya, ataupun bersembunyi agar aku tak bertemu dengannya. Inilah kehidupan, semuanya akan indah pada waktunya bila kita bisa menemui masalah dengan dada yang lapang, menghadapinya dengan senyum seterang mentari pagi, mempersilahkannya masuk dalam bersihnya rumah hati dan mengkilapnya lantai nurani, serta mampu mengajaknya untuk menikati hangatnya teh kesabran di tambah sedikit pengaman keteguhan.

Penatap Langit
Setiap hari aku menghabiskan waktu di bawah mentari pagi, dan menjadi Penatap Langit sejati, berharap ada malaikat datang menghampiriku dan mengajak aku pergi dari beban berat ini.Dunia memang belum kiamat. Tapi duniaku sebatas 4 x 6 meter saja. 4 kesamping 6 kedepan dan 6 kebelakang. Aku kehilangan sorang lelaki yang aku cintai, semua peluang-peluang, dan kebebasan melangkah. Mataku hanya bisa melihat dari jauh tanpa merasakan udara tanah yang membaur di sela-sela keramaian.

Aku takkan terlalu khawatir, karena aku masih punya rasa optimis yang begitu besar kepadaNya dan akan ku curahkan kepada calon pengantinku nanti. Aku ingin mempercepat hari ini. Aku ingin segera memeluk calon pengantinku. Walau aku sedih tapi aku sangat butuh dirinya di sampingku. Perasaanku mulai kacau, ada banyak bayang-bayang yang mengganggu pikiranku. Kata-kata mengapa…?, berputar-putar di dalam otakku yang mulai lemah, bimbang, getir, malu, tak percaya diri dan semua rasa yang abstrak menghinggapi seluruh kerongkongan hatiku. Berapa kali aku berdoa kepadaNya berharap bisa kembali membentuk hatiku ini sehingga menjadi satu kembali dan mendapatkan keyakinan itu. Tetapi kapan? Entahlah.

Bandara Mohammad V
Flash back
Suasana angin cukup dingin di akhir bulan November tapi tak mengurungkan niat kami untuk bersilaturrahim dengan keluarga di kampung sekaligus memperkenalkan calon suamiku yang baru saja menyelesaikan masternya bersamaku di Universitas Darul Hadits al-Hassaniyah Rabat, Maroko. Ia adalah keturunan dari keluarga terpandang di kotanya, keluarganya di kenal baik olehpublic, disamping ayahnya seorang dosen dan pengajar di sekolah menengah ia juga seorang dermawan yang suka membagikan hartanya kepada fakir miskin dan du'afa.

Rabu 13 januri, tepatnya pukul 12.30 GMT kami tiba di bandara Mohammed V, Casablanca. Tiga jam kemudian pesawat Qatar dengan nomer penerbangan K37466 datang menjemput kami meninggalkan bandara Mohammed V meluncur ke bandara Soekarno-Hata, Jakarta. Perjalanan panjang yang melelahkan hingga memakan waktu 19 jam seolah bukan hal yang melelahkan bagiku. Yang ada di dalam benakku hanyalah rasa rindu dan kangen ingin bertemu dengan keluargaku, ingin menunjukkan kesuksesan dan keberhasilanku kepada ayah dan ibuku yang telah menanggung semua kebutuhan hidupku selama belajar di Maroko, negeri seribu benteng selama 6 tahun lamanya. Waktu yang cukup lama bagiku namun sangat cepat menurut teman-temanku karena dalam kurun waktu 6 tahun aku berhasil menggondol gelar Lc dan Master di sebuah universitas ternama di Maroko.

Kesuksesanku tidak berhenti disitu saja, disamping aku menggondol Lc dan master aku juga telah berhasil menggondol hati seorang pemuda arab yang baik dan taat pada agama dan orang tua. Ia adalah anak sulung dari pasangan H.Muhammad Abdul latif dengan Hj. Siti Maryam yang terkenal dengan kedermawanannya. Pemuda dari kalangan orang elit yang berambut ikal berbadan putih dan tinggi itu adalah Muhammad Idris. Ia sudah resmi melamarku untuk di jadikan calon pendamping hidupnya membina rumah tangga sebagaimana yang telah di ajarkan oleh Rasulnya. Aku tak bisa membayangkan seperti apa nantinya jika sudah bertemu dan berkumul dengan semua keluargaku dan teman-temanku. Yang jelas setiap hembusan nafasku mengeluarkan aroma kebahagiaan yang terus berbunga-bunga.

Qada dan QadharNya
“Kak Nisaaa…” teriak gadis kecil sambil melambai-lambaikan tangannya kearahku, ia adalah Tiara, adikku yang masih belajar di sekolah menengah Jombang. Terlihat seorang lelaki tua berkopiah hitam dan seorang perempun berjilbab biru tua ikut melambaikan tangannya kearahku sambil memperlihatkan senyum manisnya, ia adalah ayah dan ibuku.
“Assalamu'alaikum ibu..” ucapku sambil memeluk erat tubuhnya yang mulai mengecil dan mengkirut.
“waalaikumsalam nak…” jawab ibu dengan menitikkan air mata haru dan bahagia karena gadis yang selama ini hidup di negeri arab telah kembali.
“Gimana kabarnya yah??..” tanyaku pada ayahku yang dari tadi memandangi wajahku dan wajah Idris calon suamiku.
“Alhamdulllah ayah dan ibu juga adekmu baik-baik saja”

Idris yang dari tadi bengong karena tidak tahu apa yang sedang kami bicarakan langsung di persilahkan ayah untuk masuk ke dalam mobil honda jazz berwarna silver yang baru saja di beli dua bulan yang lalu. Idrispun segera masuk kedalam mobil tersebut dan duduk di depan dekat ayahku yang siap mengendarai mobil tersebut.. Sementara aku, Tiara dan Ibu duduk berjejer di belakang.
"Yah hati-hati ya" Ucap Ibu mengingatkan ayah untuk berjalan hati-hati karena cuaca hujan yang mengguyur minggu siang itu. Ditengah perjalanan kami menuju Jombang kami berhenti di sebuah kios emas yang menjual beraneka model dan ukuran cicncin yang berbeda. Entah ada apa geragan tiba-tiba setelah membeli cincin kawin dan semua kebutuhan lain yang akan di gunakan untuk pernikahan kami berdua, saya merasakan firasat tidak enak yang akan menimpa kami, malampun semakin larut. Namun, aku mencoba mengusirnya dengan canda tawa bersama keluarga yang semakin menghangatkan suasana perjalanan malam itu. Dunia seolah memuntahkan warna-warni pelangi dengan sejuta pesona keindahannya, betapa bahagianya keluargaku, terlebih aku dan mas Idris yang akan menyempurnakan separoh agamanya dengan mengikuti sunah Rasulnya menuju ke pelaminan.

Tiga hari adalah waktu yang sangat panjang bagiku dan mas Idris untuk segera menghadap penghulu dan duduk berdampingan penuh dengan kemesraan di kursi pelaminan. Tapi di balik semua itu Tuhan memiliki rencana lain yang tak disangka dan tak diduga, kita hanyalah mahluk yang tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, kita hanya menjalani semua yang tertulis dari qada dan qadhar dari sang khaliq, tanpa bisa merubahnya, ataupun menahannya.
"Allahhu akbar......" pekikku panik, dan kami pun terpental keluar dari mobil ketika mobil yang kami tumpangi menghantam lubang jalanan yang tak terlihat karena genangan air dan sebuah mobil Kijang biru dengan kecepatan yang sangat tinggi tidak bisa mengerem menabrak mobil kami dari belakang dan saya melihat mas Idris kepalanya terjepit pintu mobil, wajahnya berlumuran darah dan tidak bisa bergerak sama sekali, begitu juga dengan ayah, yang terdengar hanyalah suara rintihan kecil mengerang-erang minta tolong dan saat itu aku pun tak sadarkan diri lagi. itulah saat terakhir yang aku ingat dari kebersamaan kami bersama keluarga dan mas Idris calon suamiku yang telah melamarku dari orang tuaku dan kami merencanakan pernikahan dalam waktu dekat ini.
“ Dimana saya?? Dimana mas idris??” tanyaku setelah aku siuman dari pingsan lamaku.
“Syukur nak kamu sudah siuman..” ucap ibuku dengan suara sendu yang terbaring di sampingku.
“Ya bu tapi di mana mas Idris??..” aku berusaha bangkit dari tempatku menemui mas idris namun aku tak mampu karena kakiku semuanya dipenuhi dengan balutan kain putih.
“Dua jam yang lalu dokter memberi kabar kalau idris mengalami pendarahan di kepalanya dan tubuhnya tergenjet pintu ketika kejadian itu hingga akhirnya tidak bisa terselamatkan” ujar ibu sambil mencoba menenangkanku dengan mata yang berkaca-kaca menahan air matanya
“Tidak..tidaakk..tidakkk..” akupun menangis tak berdaya.

Mas ku tersayang
Mas Idris seorang bertubuh Atletis dengan rambut ikalnya, dengan senyum yang jenaka dan menyejukan telah berpulang ke Sisi Allah. Mas Idris, calon pengantinku, kemudian dimandikan, dipakaikan baju cantik putih, ditaburi wewangian kapur barus dan dipersiapkan tempat pelaminannya berupa Keranda Hijau dan mas Idris bersanding sendirian disana. Begitu gagahnya mas Idrisku menuju kepergiaanya ke sisi Allah SWT. Dengan dipapah teman-temanku, mereka mendampingiku dalam pemakanan mas Idris. Sepasang tangan menyentuh siku, membimbing ku berdiri. Tak percaya aku melihat, wajah putih bersihnya di hadapan saya adalah mas Idris "Innalillahi Wainnaillaihi Rojiun" mas Idris ku telah rapih di bungkus kain kafan, diiringi dengan pengajian dan tetes air mata dari para saudara yang berdatangan dan ucapan belasungkawa dari para kerabat dan tetangga.
"Aku Turut Berduka cita Nis" ucap Rini sahabat karibku, Rini memelukku tanda bela sungkawa
"Terimakasih ya.." ucapku menahan rasa sedih yang teramat sangat.

Mas Idris ku telah berpulang disaat baju pengantin telah dipersiapkan, seserahan sudah dibungkuskan, dan cincin kawin telah dibeli, semuanya terenggut oleh takdir yang tak pernah ku duga.

Jenazah tampan dari mas Idris ku telah siap di bawa ke liang kubur, aku semakin tak kuasa menahan perih di dada yang semakin menghimpitku, walau dengan keadaan terluka di sekujur tubuh karena kecelakaan kemarin, aku bersikeras untuk mengantar jenazah mas Idris ke pemakaman siang itu.

Ba’da Dzuhur, Jenazah mas Idris diangkut oleh mobil jenazah ke pemakaman. Aku mencoba dalam ikhlas melepasmu pergi, wahai yang terkasih. Aku masih yakin, kaulah jalan untukku, menuju Dia Yang Maha Indah.

Ketika Jasad mas Idris di masukan ke dalam liang aku pun menangis histeris. "Sabar Nis, kuatkan hati, jangan diberatkan langkah mas mu dalam menuju perjalanan pulangnya, kirimkan doa agar dia bahagia disana" ucap Rini ketika menahanku dalam keadaan lemas dan tak berdaya, dan hati ini mencoba untuk menerima kepergian mas ku tersayang.

Aku ingin ikut menari

Semua teman dan keluarga dekat mendukung keputusanku lewat kata-kata Sabar, sebenarnya aku sudah muak dengan kata itu. Tetapi, mau tak mau aku hanya diam, toh, hanya mereka yang aku miliki sekarang. Mereka tak kan mengerti dan takkan bisa mengerti kekacauan hatiku. Manusia bisa peduli ketika manusia itu merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan.Omong kosong jika mereka peduli karena rasa iba, buktinya mereka hanya memuaskan egonya saja. Mereka tak pernah dapat apa-apa kecuali Nol besar didalam hatinya. Dan aku masih bergelut dangan kata-kata Sabar.

Itu masih belum apa-apa, satu orang bodoh menyebut diriku sedikit beruntung, padahal dia tak mengerti kata beruntung itu sendiri seperti apa. Bagaimana mungkin seseorang disebut beruntung jika hanya satu tingkat di atas orang lain. Tanyakan pada dunia, memangnya ada manusia yang ingin roda kehidupannya di bawah?. Setiap manusia tidak ada yang ingin senasib dengan diriku atau lebih buruk dari aku. Kalau memang demikian dimana letaknya kata-kata beruntung itu!!! Itu adalah bukti nyata kalau manusia hanya ingin memuaskan egonya saja.

Dengan otaknya yang sedikit, pandai betul dia merajut kata-kata agar terdengar menggugah hati yang mendengarnya. Ya, tak ada bedanya dengan diriku yang juga sama bodohnya dengan mereka, tetapi setidaknya argumenku bisa diterima oleh orang yang sama seperti diriku, bukan orang seperti dirinya. Tidak ada yang benar di dunia ini semuanya relatif.

Muak dan kadang ingin mengakhiri hidup dengan menggantung diri atau menengak racun serangga. Rasa itu begitu kuat hingga menggrogoti separuh otakku, tetapi semua itu tak ku lakukan karena aku masih punya rasa bersalah kepada Tuhan. Tuhan sendiri aku tak tahu ada dimana. Delapan bulan lebih aku bergelut mencari malaikat namun tak nampak sedikit pun batang hidungnya atau pun bentuk petunjuk yang memadai. Aku mulai lelah, lelah sekali, rasanya dipermainkan oleh takdir.Takdir sendiri datang memelukku menyerupai virus ganas yang menggerogoti tulang belakangku, sampai-sampai dokter mengangkat kedua tangannya dan mengatakan, “Tidak ada obatnya..!!”.

Virus itu menyebabkan aku lumpuh dan hanya menyisahkan seperempat tenaga untuk menopang kakiku dengan bantuan calon pengantinku pastinya. Apa kuasa manusia atas hendakNya. Ketika Tuhan menyapa tak ada manusia yang bisa menolak kuasaNya. Sedikit demi sedikit aku mulai belajar menyatukan puing-puing hatiku. Dibantu dengan semangat ibuku yang memang telah pudar, aku terus merajut kembali mimpi-mimpiku. Memang tak mudah, beberapa kali aku gagal sampai sekarang pun masih tetap gagal. Alasannya klasik, aku tak bisa mengontrol amarahku. Sempat utuh sepertiga dari hatiku namun hancur lagi ketika dua mata manusia melihatku seperti melihat badut atau topeng monyet yang sedang menari-nari di pinggir jalan. Aku benar-benar tak terima hal itu. Dengan nada yang meluap-luap seribu sumpah serapah meluncur dari mulut ku yang memang telah kotor.
“ Hay memangnya kalian tak pernah melihat orang cacat apa!!!” Mataku melotot keluar, aku mempercepat langkahku, nafasku naik turun tak beraturan, emosi menguasai jiwaku dan kembali aku mengurung diri dibalik tembok kamarku. Tangis bercampur amarah, rasa kecewa yang mencabik-cabik, gelora kebencian merasuk jiwa. Tak ada yang tahu itu, hanya aku dan rasa sakitku. Aku kecewa kepada semua yang ada di dunia, terutama kepada Tuhan. Aku merasa Tuhan telah berbuat tidak adil dan mempermainkan perasaanku, bagaimana tidak? Seorang lelaki yang taat kepada Agama, orang tua dan sayang kepada sesamanya telah di hancurkan kebahagiaannya di saat Ia ingin melakukan sunah RasulNya. Lalu aku tuliskan kata-kata untuk diriku sendiri. “Ketika hujan menari lagi, aku ingin ikut menari bersamanya melepaskan kegundahan hatiku dengan menari bersama tetes air dari langit.”

Hujanpun turun dan terus menari, seolah-olah mengejekku dari dalam kamar. Sepi, sendiri, tak bisa berbuat banyak, menambah luka dihati ini.
“Apa salahku sehingga aku tak bisa ikut menari bersamanya?!!”

Calon pengantinku
Aku lelah, capek, sedih dan rindu. Rindu bagaimana rasanya saat tetes air hujan memelukku sampai aku basah kuyup. Aku ingat kemarin aku tak pernah takut membelah hujan! Tak pernah menolak ketika ia mengajakku menari. Tetapi sekarang, hujan tak peduli lagi kepadaku. Dia hanya bisa mengejekku dari dalam kamar tanpa peduli perasaanku yang begitu kesal menyaksikannya menari. Hujan masih saja terus menari, suara gemuruh genting dan tanah menjadi musik tersendiri baginya. Hujan membuat hatiku bimbang, bimbang dan rindu setiap kali hujan datang.
“Mungkinkah aku bisa kembali menikmati tariannya…??” Mataku berkaca-kaca, kali ini semuanya gelap dan lemas seperti pasrah terhadap maut, ku lemparkan pandanganku ke sudut pojok kamarku. Ada sesuatu yang mengintaiku disana. Lama ku pandangi dia layaknya aku belum pernah jumpa dia. Calon pengantinku yang kini telah resmi menjadi pengantinku berdiri di pojok sana dan tersenyum kepadaku dengan sejuta spektrum layar pelangi. Kini tak ada lagi kata tanya, selayaknya sepasang pengantin yang tak perlu ada kata dusta. Aku jujur kepadanya dia pun begitu terbuka kepadaku. Diapun tak pernah lelah mengantarku, mnemaniku, menghiburku, menjagaku dan mempersilahkanku untuk selalu duduk dipangkuannya.

Kuhapus air mata yang tersisa, perlahan kupaksakan tersenyum dan akhirnya terbiasa. Lama mataku memandang pengantinku, seperdelapan dari hatiku kini terbentuk sendiri. Ku pejamkan mata dan menarik nafas panjang, ku lepaskan semua beban yang mengikat, ku lepaskan semua rasa yang menjerat. Udara di sekitarku seakan menyatu dengan tubuhku. Rasanya ringan sekali, damai sekali, seperti ingin tidur saja. Lama-lama sunyi senyap, merasa sendiri tinggal di dunia ini. Tak terasa mataku terpejam 4 jam lamanya, bayangan mas Idrisku tersayang tiba-tiba hadir dalam mimpiku seolah ada sesuatu yang harus Ia sampaikan sebelum aku bercumbu mesra dengan calon pengantin baruku.
" Nisaku tersayang, maafkan masmu yang ceroboh ini, yang telah menyepelehkan dan mengabaikan pesan seorang ibu, ibu yang telah melahirkankanku, merawatku, membesarkanku dan menjagaku dengan setulus hati. Sebelum keberangkatan kita meluncur ke Indonesia sebetulnya Ibuku telah berpesan kepadaku agar perjalanan kita di temani oleh pihak ketiga sebagai bentuk ketaan kita terhadap agama serta untuk mecegah dari hal-hal yang tidak di inginkan. Ibu sudah menghubungi pamanku Abdur Razaq agar berkenan menemani perjalanan kami. 5 jam mas menunggu kedatangan pamanku namun Ia tak kunjung datang, nomer hpnya juga tidak bisa di hubungi sementara waktu penerbangan pesawat tinggal 1 jam lagi. Di tengah kegelisahanku hpku berdering mendapatkan sms singkat dari pamanku.
" Assalamualaikum.. Idris paman minta maaf tidak bisa menemani perjalananmu karena ada rapat mendadak di kantor, gimana kalau di undur besok aja ? ‘’ dengan spontan mas langsung mebalasnya.
" Waalaikum salam…maafkan Idris tidak bisa menunggu besok karena tiket pesawatnya sudah dipesan dan waktu untuk bersilaturrahim dengan keluarganya Nisa juga mepet. Salam buat Ibu, aku yakin semuanya kan baik-baik saja’’

Karena waktu yang medesak dan keadaan yang tidak memungkinkan lagi untuk menunggu sampai besok mas memberanikan diri untuk meneruskan perjalanan dan meyakinkan Nisa bahwa semuanya akan baik-baik saja tanpa meminta pertimbangan terlebih dahulu kepada Ibuku, sekali lagi mas minta maaf karena telah lancang kepadamu, kepada ibuku, kepada keluargaku dan juga keluargamu, hingga membuat Nisa seperti ini. Janganlah kau salahkan takdir Tuhan ataupun merasa bahwa Tuhan tidak adil tapi salahkanlah aku yang telah membuatmu menderita ‘’.

Seketika itu bayangannya menghilang mengingatkanku 8 bulan lebih yang lalu sebelum terjadinya kecelakaan. Akupun terperanjat dari tidurku namun mas Idris sudah pergi jauh meninggalku. Ku buka kembali mataku lebar-lebar memandangi pengantinku yang setia menemaniku di pojok sudut kamarku. Kini aku sadar kalu penyebab semua itu adalah karena kecerobohan masku. Aku sangat menyesal telah berprasangka buruk kepda Tuhanku dan menaruh rasa benci kepada semua orang yang telah menghinaku .’’

Tuhan maafkanlah hambaMu yang berlumur noda dan dosa karena telah menganggapMu keliru.’’ Tahukah kau siapa calon pengantin baruku yang selalu menemaniku? Pengantinku ini adalah sebuah kursi roda yang berfungsi untuk menmbawaku kemana aku berjalan. Walaupun benda mati tapi bagiku dia adalah malaikat penyambung langkahku. Seketika itu terdengar alunan surat Ar Rahmaan di lantunkan oleh seseorang kala menjelang subuh.

Fa-abiayyi alaa ‘Irabbi kuma tukadzdiban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) diulang berkali-kali. Kalimat-kalimat itu seolah merembes perlahan ke relung hatiku yang sempat mengeras. Semakin diulang, semakin masuk. Aku bangkit dan Menatap Langit lalu sedikit bergumam kepada Sang Alam Semesta.
“Terima kasih Tuhan Atas apa yang kau berikan kepadaku. Walau berat untuk menerima, tetapi aku tau ada jalan yang indah yang kau janjikan untukku.” Hanya itu yang ada di hatiku sekarang. Aku tersenyum dan akhirnya tertawa sendiri. Ada perasaan yang menggelitik di dalam otakku. Seperti sudah lama sekali tak tertawa seperti ini.
“Bodohnya aku……,bodohnya aku…!!”. Aku kembali tertawa.
“Apa yang terbaik bagi kita belum tentu baik di mata Tuhan. Dan sebaliknya yang terbaik di mata Tuhan belum tentu menjadi pilihan kita. Pria jadi wanita, wanita jadi pria, takdir yang tak di kehendaki, dan banyak lagi contoh nyata yang bisa kita lihat dengan mata te****ang. Perlu ada keberanian untuk menembus batas nadir itu. Seperti halnya aku, tak pernah berpikir hidup dengan keadaan begini.”

SELESAI.
20 Maret 2012-03-20
Rabu 05.05 selepas Adzan subuh , Tanger,Maroko.

PROFIL PENULIS
Nama: Kusnadi El-Ghezwa adalah mahasiswa universitas Imam Nafie, Tanger, Maroko.
Alamat: Rue Jirari II, Tanger, Maroko.
Facebook: https://www.facebook.com/kusnadi.elghezwa


DMCA Protection on: http://www.lokerseni.web.id/2012/04/cerpen-motivasi-calon-pengantinku.html#ixzz21hZuJ9eo

Selasa, 24 Juli 2012

Hukuman Mati Bagi Sang "Joker" Maut


Amerika mulai menghukum James Eagan Holmes. Di meja hijau, pihak berwenang ingin menghukum dia seberat-beratnya, dan bisa jadi vonis mati. Di sisi lain, publik dan media massa di AS bertekad tidak akan menyebut nama Holmes dalam percakapan sehari-hari. Itu semacam hukuman sosial bahwa identitas si pembunuh itu tidak pantas dikenang.

Pada Senin pagi waktu Colorado, AS, lelaki 24 tahun itu menjalani sidang awal atas perbuatan laknat membantai orang-orang tak bersalah di gedung bioskop di Kota Aurora Jumat dini hari 20 Juli 2012. Keceriaan para korban saat menonton tayangan perdana sekuel terbaru film "Batman: The Dark Knight Rises" berubah menjadi teriakan panik saat seorang pemuda memuntahkan peluru membabibuta. Sedikitnya 12 orang tewas dan 58 lainnya luka-luka - termasuk tiga WNI yang tinggal di Kota Aurora.

Tidak seperti kasus penembakan brutal lainnya, Holmes tak memilih bunuh diri. Dia sengaja menyerahkan diri ke polisi begitu aksi brutalnya selesai. Tampaknya si penjagal itu ingin mendapat perhatian banyak kalangan.

Memang, aksi pembantaian di Bioskop Kota Aurora itu lalu menjadi tragedi nasional. Presiden Barack Obama, yang tengah sibuk menghadapi Pemilu, menyempatkan diri menemui para korban luka, dan berupaya menguatkan hati kerabat mereka yang tewas.
Sejumlah veteran perang dan seorang bocah berusia 6 tahun turut menjadi korban. Tim sukses Obama dan juga penantangnya dari partai Republik, Mitt Romney, sepakat menghentikan dulu kegiatan kampanye untuk sementara waktu, dan mencabut iklan-iklan kampanye masing-masing di negara bagian Colorado.

Holmes pun tampak ingin publisitas. Itulah sebabnya, saat beraksi, mahasiswa S-3 ilmu saraf itu mencat rambutnya dengan warna oranye. Tampaknya dia ingin menyamakan diri dengan dandanan ala Joker, tokoh super jahat dan gila di film Batman. Itulah sebabnya kalangan media massa ada yang menyebut dia sebagai "Joker."

Menurut kantor berita Reuters, tersangka pembunuh itu masih dibiarkan berambut merah acak-acakan saat tampil untuk kali pertama di depan hakim pengadilan distrik/kabupaten Arapahoe di Kota Centennial, Colorado.
Berjalan dengan kedua kaki dan tangan diborgol, dia tampak terhuyung-huyung. Lalu, selama persidangan, dia seperti orang linglung. Pandangan matanya nanar, sesekali ia memejamkan mata seperti orang kurang tidur. Air mukanya datar,  seperti tanpa emosi. Pandangannya tetap ke depan.
Di sisi kiri ruang sidang, sekitar 40 kerabat para korban menyaksikannya. Seorang dari mereka bahkan tidak sedetik pun melepas pandangan ke arah si "Joker."

"Saya melihat si pengecut itu di pengadilan hari ini. Alex bisa saja menghajar dia tanpa berkeringat," kata Tom Teves kepada stasiun berita BBC. Dia sengaja datang untuk menyaksikan seperti apa orang yang telah membunuh anaknya, Alex.

Di sidang itu, Hakim William Sylvester sempat mengajukan sebuah pertanyaan kepada terdakwa. Dia tetap bergeming, karena tahu penasihat hukumnya yang bakal menjawab pertanyaan dari hakim.

Publik dan polisi melihat Holmes sebagai penjahat maut. Para polisi pun nyaris celaka saat akan menggerebek apartemennya. Setelah diteliti, dia memasang perangkap bom di sekitar flatnya, karena tahu pasti tempat bakal disatroni penegak hukum. Itu sebabnya polisi sangat hati-hati saat menyerbu kediaman Holmes.

Dalam sidang awal itu, pengadilan tak buru-buru menjatuhkan dakwaan. Jaksa Penuntut Umum, Carol Chambers, menyatakan perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan para korban luka maupun dengan kerabat dari korban tewas. Maka, hakim memutuskan sidang akan berlanjut lagi pada Senin pekan depan, 30 Juli 2012. Sidang itu kemungkinan akan menjatuhkan tuduhan resmi kepada terdakwa.

Chambers dikenal sebagai jaksa yang tak segan-segan menjatuhkan tuntutan hukuman mati. Dia telah menjatuhkan tuntutan hukuman mati atas dua dari tiga terdakwa di pengadilan atas kasus-kasus yang berbeda.

Sidang tahap awal akan mengarahkan Holmes untuk menghadapi sedikitnya 12 tuduhan atas kasus pembunuhan tingkat pertama. Dia bisa saja mendapat tuduhan tambahan atas aksi brutalnya itu.

Menurut mantan jaksa Kota Denver, Craig Silverman, ulah Holmes itu sudah memenuhi beberapa tuntutan yang pantas diganjar hukuman mati sesuai dengan hukum di Colorado - diantaranya pembunuhan terencana, pembunuhan atas banyak korban, membunuh seorang anak, dan lain-lain. "Bila James Holmes tidak dieksekusi (mati), sama saja dengan anggapan Colorado menghapus undang-undang hukuman mati," kata Silverman.

Jangankan anggota keluarga dari mereka yang meninggal, kerabat dari saksi yang selamat dari penembakan pun ingin Holmes dihukum mati. "Dia harus dieksekusi," kata David Sanchez seperti dikutip stasiun berita BBC. Putri Sanchez lolos dari amukan si penembak. Namun, Sanchez pantas geram lantaran putrinya yang berusia 21 tahun itu sedang hamil tua.  

Hukuman sosial 
Di dalam ruang pengadilan, Holmes terancam mendapat hukuman mati. Namun, publik juga punya hukuman tersendiri atas Holmes. Mereka tidak ingin mengenangnya dengan menyebut-nyebut nama James Eagan Holmes.

Itu sudah terjadi di kalangan penduduk di Kota Aurora. Gubernur Colorado pun, John Hickenlooper, tidak sudi menyinggungnya. "Saya menolak menyebut namanya. Di rumah, kami sekeluarga hanya menganggapnya sebagai Tersangka A," kata Hickenlooper, seperti dikutip Reuters.

Walau gencar berhari-hari memberitakan tragedi ini, kalangan media massa di AS juga bersikap sama. "Saya sebisa mungkin tidak akan mau menyebut nama pelaku penembakan itu. Ini hanya akan membuat dia menjadi terkenal, lebih terkenal dari para korban yang dia habisi," kata presenter kondang stasiun berita CNN, Anderson Cooper, saat memberi pelaporan terkini di Aurora.

Obama pun setuju dengan permintaan beberapa kerabat korban agar jangan singgung nama Holmes untuk mengurangi publisitas atas dirinya. Ini dikonfirmasi oleh juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, seperti dikutip Politico.

"Meski pelaku perbuatan jahat itu telah menerima banyak perhatian dalam dua hari terakhir, perhatian itu akan memudar," kata Obama setelah bertemu secara pribadi dengan para korban luka maupun kerabat korban yang tewas dari penembakan itu.(np) 

Senin, 23 Juli 2012

Merawat Gitar



1.Bersih Senarku
Setelah bermain, senar gitar anda akan terkena keringat, kotoran, dan lain lain. Apabila tidak dibersihkan, inilah yang akan menimbulkan karat, dan karat inilah yang akan mengkikis habis fret anda.
Senar bisa dibersihkan dengan cara dilap dengan bahan kaos, bila perlu dibasahi dengan cairan string cleaner. Bersihkan seluruh bagian senar (permukaan atas & bawah).

2.Rumah Gitarku
Pastikan gitar anda mempunyai “rumah” untuk melindunginya dari udara kotor diluar, dan dari benturan, Baik softcase maupun hardcase. Softcase lebih ringan dan mudah untuk dibawa kemana mana, sedangkan hardcase melindungi total dari benturan. tergantung pilihan anda.
Selalu simpan gitar anda dalam case apabila tidak dimainkan.
3.Gitarku Mandi
Seperti kita, gitar juga perlu mandi. Bukan berarti dibawa ke kamar mandi lalu disiram, cukup di’lap saja dengan bahan kaos, baik body, neck, apalagi bagian pickup dibawah senar yang pastinya susah dibersihkan debunya (untuk ini bisa gunakan kuas cat), pokoknya sampai kinclong lagi. Bila perlu, gunakan cairan guitar polish.
4.Mengganti Senar
Jika senar anda sudah berkarat, ganti! jika tidak, bukan hanya tidak enak dimainkan, tapi warna suaranya juga menjadi nggak karuan, dan merusak fret gitar.. belum lagi jari sakit euy!
Biasakan untuk mengganti senar gitar anda satu set, sekaligus 6! hal ini untuk mencegah belangnya warna suara antara senar baru dan senar lama. Jadi bila senar anda sudah lama dan putus salah satunya, disarankan untuk mengganti semuanya.
Memang jadi mengeluarkan duit lebih.. no pain, no gain!
5.Bersihkan Fretboard
Fretboard, adalah tempat bersarangnya daki daki dan keringat hasil olahan badan yang disalurkan dan dikeluarkan lewat jari jari yang menekan senar. Jika dibiarkan terlalu lama, bisa manjadi kerak. Jadi setiap anda mengganti senar, sekalian dong bersihkan fretboardnya.
Caranya pertama adalah kotoran tersebut harus dikerok menggunakan benda tumpul, yang paling mudah didapat tentu saja pick gitar. Lalu setelah bersih, dilap lagi dengan bahan kaos. 

10 Tips Merawat BlackBerry Agar Awet

Berikut 10 tips merawat Handphone BlackBerry yang benar diantara nya adalah :

1. Biasakanlah menekan tombol Turn Power Off sebelum mencabut battere (tunggu sekitar 5-10 detik        setelah off baru cabut battere)

2. Setelah mencabut battere berikan interval waktu 10-15 detik sebelum memasangnya kembali.

3. Lakukan clear Log sesering mungkin dengan menekan Alt LGLG lalu pilih Clear Log.

4. Lakukan Reboot BB anda minimal 1x sehari dengan menekan alt aA del atau bisa jg dengan mencabut   batt.

5. Lakukan Clear Cache setiap kali habis melakukan browsing dgn menekan option lalu Cache operations.

6. Sebisa mungkin hindari pemakaian charger NON ORIGINAL ( chg? ).

7. Jangan semua aplikasi anda install di BB anda. Harus dipastikan aplikasi tersebut gunanya untuk apa, Karena bisa jadi aplikasi yang diinstall tidak cocok sama OS BB yang bisa menyebabkan nghang.

8. Biasakan refresh biar kinerjanya kembali normal. Refresh bisa dengan berbagai cara, mulai pake aplikasi quickpull biar restrart otomatis dan terjadwal, atau pake cara tekan kombinasi keypad ALT + CAPS + DEL.

9. Backup rutin, Yang paling mudah Install Desktop Manager di PC. Desktop Manager ini disertakan dalam paket pembelian BB nya, ada CD didalam box. Setelah install jalankan, dan kemudian colok BB nya. Disana ada pilihan Backup. Klik saja langsung. Bagi yang tidak memiliki PC/Mac, bisa memakai cara install Google Sync di BlackBerry-nya dan kemudian backup saja dengan memakai email gmail, dan untuk backup BBM listnya memakai cara backup online di BBM.

10.Pakailah Memory SD Card yang bonafid. Karena pemakaian SD Card yang kurang bonafid bisa mengganggu kerja BB. Bisa membuat nghang, Jadi pilihlah SD Card yang jaminan pabrikannya bagus, supportnya juga bagus, dan mereknya bagus.

Selasa, 17 Juli 2012

Budaya Politik


Standar Kompetensi :1. Menganalisis budaya politik di Indonesia
Kometensi Dasar :1.1. Mendeskripsikan pengertian budaya politik
1.2. Menganalisis type-type budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indoneisa
1.3. Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya plitik
1.4. Menampilkan peran serta budaya politik partisipan
PENDAHULUAN
            Pada harian Kompas, 15/12/2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyinggung soal pentingnya menumbuhkan budaya unggul sebagai identitas dan budaya nasional.  Budaya unggul tersebut oleh presiden didefinisikan sebagai semangat dan kultur untuk mencapai kemajuan ,dengan cara kita harus bisa, kita harus berbuat yang terbaik.
            Salah satu unsur budaya nasional itu adfalah budaya politik.  Olehnkarena itu dari sudut ini kita dapat pula kita berbicara mengenai cara menumbuhkan  dan menerapkan budaya politik unggul itu dalam kehidupan politik kita.
            Berikut akan diuraikan  mengenai pengertian budaya politik, tipe-tipe budaya politik, budaya politik di Indonesia,pentingnya sosialisasi  plitik dalam pengembangan budaya politik, serta penerapan budaya politik partisipatif.
PENGERTIAN BUDAYA POLITIK :
1. Samuel Beer, budaya politik adalah nilai-nilai keyakinan dan sikap-sikap emosi tentang bagaiman pemerintahan seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yang harus dilakukan oleh pemerintah.
2. Gabriel A. Almond dan Sidney Verba, budaya politik adalah suatu sikap orientasi yang khas dari warga negara terhadap sistem politik dengan aneka ragam  bagiannya dan sikap  terhadap peranan warga negara yang ada dalam sistem itu.
3. Rusdi Sumintapura, budaya politik adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan plitik yang dihayati oleh para anggota suatu sistem politik.
4. Mochtar Masud dan Colin McAndrews, budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.
5. Larry Diamond, budaya politik adalah keyakinan, sikap, nilai, ide-ide, sentimen, dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negara mereka dan peran masing-masing individu dalam sistem itu.
            Menurut Almond dan Powell ada 2 orientasi Politik yaitu tingkat Masyarakat dan tingkat Individu :
1. Orientasi individu dalam system politik  dapat dilihat dari 3 komponen :
a. Orientasi kognitif berbagai keyakinan dan pengetahuan seseorang tentang :
- system politik.
- tokoh pemerintahan
- kebijakan pemerintahan
- Simbol-simbol yang dimiliki oleh system politik seperti : ibukota negara,                              lambang negara, kepala negara, batas negara, mata uang, dll.
b. Orientasi Afektif menunjuk pada aspek perasaan atau ikatan emosional individu     pada system politik.  Seperti – perasaan khusus terhadap aspek     system politik tertentu yang membuatnya menerima dan menolak system       politik.  Orientasi   afektif       ini dipengaruhi oleh keluarga dan lingkungan.     

c. Orientasi Evaluatif berkaitan dengan penilaian moral seseorang terhadap sistem politik, kinerja sistem politik, komitmen terhadap nilai dan   pertimbangan politik.                                                 
2. Orienrtasi Tingkat masyarakat adalah pandangan dan sikap sesama warga negara yang meliputi rasa percaya dan permusuhan antar individu, kelompok maupau         golongan.  Sikap saling percaya menumbuhkan saling kerja sama sedang sikap          permusuhan menimbuklkan konplik
TIPE-TIPE BUDAYA POLITIK (ciri-ciri)
 1. Budaya Politik Parokial ( parochial Political Culture) :            Cirinya :  - lingkupnya sempit dan kecil                             - masyarakatnya sederhana dan tradisional bahkan buta hurup.                                                                      petani dan buruh tani.                              -  Spesialisasi kecil belum berkembang.                             - Pemimpin politik  biasanya berperan ganda bidang  ekonomi,                                                                       agama dan budaya.                             - masyarakatnya cenderung  tidak menaruh minat terhadap objek                                                                    politik yang luas. - masyarakatnya tinggal di desa terpencil di mana kontak dengan                                             system politik kecil.
2. Budaya Politik Subjek (subject Political Culture) :            Cirinya :   - Orang secara pasif patuh pada pejabat pemerintahan dan undang-                                                                   undang.                              - Tidak melibatkan diri pada politik atau golput.                              - masyarakat mempunyai minat, perhatian, kesadaran terhadap                                                                     system politik.                              - Sangat memperhatikan dan tanggap terhadap keputusan politik,                                                                    atau output                              - Rendah dalam input kesadaran sebagai actor politik belum tumbuh.
3. Budaya Politik Partisipan (participant Political culture) :
            Sebagai insan politik, kegiatan-kegiatan politik yang dapat dilakukan sebagai wujud partisipasi politik, antara lain :
a. Membentuk organisasi politik atau  menjadi anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang dapat mengontrol maupun memberi input terhadap setiap kebijakan pemerintah.
b. Aktif dalam proses pemilu, seperti berkampanye, menjadi pemilih aktif, dan menjadi anggota perwakilan rakyat.
c. Bergabung dalam kelompok-kelompok kepentingan kontemporer, seperti unjuk rasa secara damai tidak anarkis atau merusak, petisi, protes, dan demonstrasi.
            Cirinya :  - Kesadaran masyarakat bahwa dirinya dan orang lain anggota aktif                                                 dalam kehidupan politik.                         
                            -  Melibatkan diri dalam system politik sangat berarti walaupaun hanya                                             sekedar memberikan suara dalam pemilu.                   
                            - Tidak menerima begitu saja terhadap keputusan, kebijakan system                                                 politik
                            - Dapat menilai dengan penuh kesadaran  baik input maupun output                                                  bahkan posisi dirinya sendiri.                

Menurt Muhtar Masoed dan Colin MacAndrews ada 3 model  budaya politik :
             a. Model masyarakat demokratis industrial Yang terdiri dari aktivis politik, kritikus                                         politik.( Identik dengan budaya politik partisipan).
             b. Model Sistem politik otoriter rakyat sebagai subyek yang pasif, tunduk pada                              hukumnya tapi tidak melibatkan diri dalam urusan politik dan                                         pemerintahan (Identik dengan budaya politik subjek).
            c. Model masyarakat system demokratis  pra –industrial masyarakat pedesaan,                            petani, buta hurup, kontak politik sangat kecil, (budaya politik Parokial).
BUDAYA POLITIK DI INDONESIA          
Herbert Feith, Indonesia memiliki 2 budaya politik yang dominan :
            1. Aristokrasi Jawa
            2. Wiraswasta Islam
Clifford Geertz, Indonesia memiliki 3 subbudaya yaitu :
1. Santri : pemeluk agama islam yang taat yang terdiri dari pedagang di kota dan petani     yang berkecukupan.
2.  Abangan : yang terdiri dari petani kecil.
3. Priyayi : golongan yang masih memiliki pandangan hindu budha, yang kebanyakan dari golongan terpelajar, golongan atas penduduk kota terutama golongan pegawai.
                           
Afan Gaffar, budaya politik indonesia memiliki 3 ciri dominan :1. Hirarki yang tegar/ketat : adanya pemilahan tegas antar penguasa (wong Gedhe) dengan
    Rakyat kebanyakan ( wong cilik).
2. Kecendrungan Patronage ( hubungan antara orang berkuasa dan rakyat biasa) seperti majikan   majikan dengan buruh.
3. Kecendrungan Neo Patrimonialistik, yaitu perilaku negara masih memperlihatkan tradisi dan budaya politik yang berkarakter patrimonial.
            Menurut Max Weber,dalam negara yang patrimonialistik penyelenggaraan pemerinbtahan berada dibawah kontrol langsung pimpinan negara.  Menurutnya karakteristik negara patrimonialistik adalah :
a. Cenderung mempertukarkan sumber daya yang dimiliki seseorang penguasa kepada teman-temannya.
b. Kebijakan sering kali lebih bersifat partikularistik dari pada bersifat universalistik.
c. Rule of Law lebihbersifat sekunder bila dibandingkan dengan kekuasaan penguasa (rule of man)
d. Penguasa politik sering kali mengaburkan antara kepentingan umum dan kepentingan publik.
            Di masa Orde Baru kekuasaan patrimonialistik telajh menyebabkan kekuasaan tak terkontrol sehingga negara menjadi sangat kuat sehingga peluang tumbuhnya civil society terhambat.  Contoh budaya politik Neo Patrimonialistik adalah :
            a. proyek di pegang pejabat.
            b. Promosi jabatan tidak melalui prosedur yang berlaku ( surat sakti).
            c. Anak pejabat menjadi pengusaha besar, memamfaatkan kekuasaan orang tuanya    dan mendapatkan perlakuan istimewa.
            d. anak pejabat memegang posisi strategis baik di pemerintahan maupun politik  

Nazarudin Samsudin, menyatakan dalam sebuah budaya ciri utama yang menjadi identitas adalah sesuatu nilai atau orientasi yang menonjol dan diakui oleh masyarakat atau bangsa secara keseluruhan.  Jadi simbol yang selama initelah diakui dan dikenal masyarakat adalah Bhineka Tunggal Ika, maka budaya politik kita di Indonesia adakah Bhineka Tunggal Ika.
SOSIALISASI  POLITIK
1. Pengertian sosialisasi politik :
   a. Kenneth P. Langton, Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan              kebudayaan politiknya.
   b. Gabriel  A. Almond, Sosialisasi politik adalah proses dimana sikap-sikap politik dan pola –       pola tingkah laku  diperoleh atau dibentuk, dan merupakan sarana bagi generasi muda untuk menyampaikan patokan politik dan keyakinan politik.
  c. Richard E. Dawson, sosialisasi  politik adalah pewarisan pengetahuan , nilai dan  pandangan politik darimorang tua, guru dan sarana sosialisasi lainnya bagi warga baru dan yang beranjak dewasa.
 d.  Dennis Kavanagh, sosialisasi politik adalah istilah untuk mengganbarkan proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik.
 e.  Ramlan Surbakti, sosialisasi politik adalah proses pembentukan sikap dan orientasi politik    anggota masyarakatnya.
 f. Alfian, sosialisasi Politik adalah usaha sadar untuk mengubah proses  sosialisasi politik masyarakat, sehingga mereka mengalami dan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam suatu sistem politik yang ideal yang hendak dibangun.
Sosialisasi politik dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:
1). Dalam Lingkungan Keluarga, orang tua bisa mengajarkan kepada anak-anak beberapa cara tingkah laku politik tertentu.  Melalui obrolan politik ringan sehingga tak disadarai telah menanamkan nilai-nilai politik kepada anak-anaknya.
2). Di Lingkungan Sekolah,dengan memasukkan pendidikan kewarganegaraan.  Siswa dan guru bertukar informasdi dan berinteraksi dalam membahas topik tentang politik.
3). Di lIngkungan Negara, secara hati-hati bisa menyebarkan dan menanamkan ideologi-ideologi resminya.
4). Di Lingkungan Partai politik, Salah satu fungsi partai politik adalah dapat memainkan perannya sebagai sosioalisasi politik.  Artinya parpol itu telah merekrut anggota atau kader danpartisipannya secara periodik.  Partai politik harus mampu menciptakan kesan atau image memperjuangkan kepentingan umum.



Menurut Ramlan Surbakti ada dua macam sosialisasi politik dilihat dari metode penyampaian pesan :
a.    Pendidikan Politik Yaitu proses dialogis diantara pemberi dan penerima pesan.  Dari sini anggota masyarakat mempelajari simbol politik negaranya, norma maupun nilai politik.
b.    Indoktrinasi Politik, yaitu proses sepihak ketika penguasa memobilisasi dan memanipulasi warga masyarakat untuk menerima nilai , norma dan simbol yang dianggap pihak berkuasa sebagai ideal dan baik. 

 Dalam upaya pengembangan budaya politik, sosialisasi politik sangant penting karena dapat membentuk dan mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa, serta dapat memelihara  kebudayaan politik suatu bangsa, penyampaian  dari generasi tua ke generasi muda, dapat pula sosialisasi politik dapat mengubah kebudayaan politik.
Menurut Gabriel A. Almond, sosialisasi politik dapat membentuk dan mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa dan mememlihara kebudayaan politik suatu bangsa dengan bentuk penyampaian dari generasi tua kepada generasi muda.  Terdapat  6 sarana atau agen sosialisasi politik menurut Mochtar Masoed dan Colin MacAndrews, adalah :
a.    Keluarga  yaitu lembaga pertama yang dijumpai sesorang individu saat lahir.  Dalam keluarga anak ditanamkan sikap patuh dan hormat yang mungkin dapat mempengaruhi sikap seseorang dalam sistem politik setelah dewasa.
b.    Sekolah  yaitu sekolah sebagai agen sosialisasi politik memberi pengetahuan bagi kaum muda tentang dunia politik dan peranan mereka di dalamnya.  Disekolah memberi kesadaran pada anak tentang pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara, cinta tanah air.
c.    Kelompk bermain yaitu kelompok bermain masa anak-anak yang dapat membentuk sikap politik seseorang, kelompok bermain saling memiliki ikatan erat antar anggota bermain. Seseorang dapat melakukan tindakan tertentu karena temannya melakukan hal itu.
d.    Tempat kerja yaitu organisasi formal maupun nonformal yang dibentuk atas dasar pekerjaan seperti serikat kerja, sderikat buruh.  Organisasi seperti ini dapat berfungsi sebagai penyuluh  di bidang politik.
e.    Media massa yaitu informasi tentang peristiwa yang terjadi dimana saja dengan cepat diketahui masyarakat sehingga dapat memberi pengetahuan dan informasi tentang politik.
f.     Kontak-kontak politik langsung yaitu pengalaman nyata yang dirasakan oleh seseorang dapat berpengaruh terhadap sikap dan keputusan politik seseorang.  Seperti diabaikan partainya, ditipu, rasa tidak aman,dll.
BUDAYA POLITIK PARTISIPAN    

1. Gabriel A. Almond dan Sidney Verba, budaya politik partisipatif atau disebut juga budaya politik demokrasi adalah  suatu kumpulan sistem keyakinan, sikap, norma, persepsi dan sejenisnya, yang menopang terwujudnya partisipasi.  Untuk terwujudnya partisipasi itu warga negara harus yakin akan kompetensinya  untukterlibat dalam proses politik dan pemerintah memperhatikan kepentingan rakyat agar rakyat tidak kecewa dan apatis terhadap pemerintah.
2. Ramlan Surbakti, partisipasi politik adalah keikutsertaan warga negara biasa dalam menentukan  segala keputusan yang menyangkut atau mempengaruhi hidupnya.  Ciri-cirinya adalah :
a. Perilaku warga negara yang bisa diamati bukan batiniah (sikap dan orientasi).
b. Perilaku atau kegiatan itu mem,pengaruhi pemerintah (pemegang kebijakan)
c. Kegiatan atau prilaku yang gagal ataupun berhasil termasuk partisipasi politik.
d. Kedgiatan mempengaruhui pemerintah dapat dilakukan secara :
·         Langsung yaitu individu tidak menggunakan perantara dalam memepengaruhi pemerintah.
·         Tak langsung yaitu menggunakan pihak lain yang dapat meyakinkan pemerintah.
e. Kegiatan mempengaruhi pemerintah dapat dilakukan dengan prosedur wajar (konvensional) tidak berupa kekerasan (nonviolence) seperti : ikut memeilih dalam pemilihan umum,mengajukan petisi, melakukan kontak tatap muka, menulis surat, dll,dan ada yang melalui cara –cara diluar prosedur yang wajar (tidak Konvensional) dan berupa kekerasan (violence), seperti : demonstrasi (unjuk rasa), pembangkangan halus (golput),hura-hura, mogok, serangan senjata, gerakan-gerakan politik, dan revolusi, kudeta, makar,dll
3. Prof. Dr. Miriam Budiardjo, partisipasi politik adalah kegiatan seseorang dalampartai plitik yang mencakup semua kegiatamnnsukarela dimana seseorang turut dalam proses pemilihan pemimpin plitik dan turut langsung atau tidak lanmgsung dalam  pembentukan kebijakan umum.
PARTAI POLITIK
1. Prof. Dr. Miriam Budiardjo, partai plitik adalah organisasi atau golongan yang berusaha untuk memperoleh dan menggunakan kekuasaan.
2. Sigmund Neuman, partai politik adalah organisasi tempat kegiatan politik yang berusaha untuk menguasai kekuasaan pemerintah serta merebut dukungan rakyat atas dasar persaingan melawan suatu golongan  atau golongan-golongan lain yang tidak sepaham.
3. Carl J. Friedrich, partai politik adalah sekelompok manusia yang terorganisir secara stabil dengan tujuan merebut atau mempertahankan penguasaan terhadap pemerintah bagi pimpinan partainya sehingga penguasaan itu memberikan mamfaat kepada anggota partainya baik bersifat ideal maupun material.
FUNGSI PARTAI POLITIK
1. Sarana komunikasi politik, yaitu penyalur aspirasi pendapat rakyat, menggabungkan berbagai macam kepentingan dan merumuskan kepentingan yang menjadi dasar kebijaksanaannya.  Upaya Partai politik dalah mencapai fungsi ini adalah :
·         Memperjuangkan aspirasi rakyat agar menjadi kebijaksanaan umum oleh pemerintah
·         Menyebarluaskan rencana-rencana dan kebijaksanaan pemerintah
·         Perantara (broker) dalam suatu bursa ide-ide
·         Bagi pemerintah bertindak sebagai alat  pendengar, sedangkan bagi warga masyarakat sebagai pengeras suara.
2. Sarana Sosialisasi Politik, yaitusarana untuk memmberikan penanaman nilai-nilai, norma, dan sikap serta orientasi terhadap fenomena politik tertentu.  Upaya yang dilakukan untuk mencapai fungsi ini adalah :
·         Penguasaan pemerintah dengan memenangkan setiap pemilu
·         Menciptakan image bahwa ia memperjuangkan kepentingan umum
·         Menanamkan solidaritas dan tanggung jawab terhadap para anggotanya maupun anggota lain
3. Sarana Rekrutmen Politik, yaitu mencari dan mengajakorang berbakat untuk turut aktif dalam kegiatan plitik.  Dengan demikian memperluas partisipasi politik.  Upaya yang dilakukan parpol adalah :
·         Melalui kontak pribadi maupun persuasi
·         Menarik golongan muda untuk didddik menjadi kader di masa depan
4. Sarana Pengatur Konplik, yaitu mengatasi berbagai macam konplik yang muncul sebagai konsekuensi dari negara demokrasi yang di dalamnya terdapat ersaingan dan perbedaan pendapat.  Biasanya masalah tersebut cukup mengganggu stabilitas nasional.  Hal ini mungkin saja dimunculkan oleh kelompok tertentu untukkepentingan ppularitasnya.  Upaya yang dilakukan partai politik adalah :
·         Bilaanggta partai plitikyang memberikan informasi justru menimbulkan kegelisahan dan perpecahan masyarakat,pimpinan partai politik harus segera klarifikasi atau diselesaikan dengan baik.
·         Adanya kemungkinsn anggota partai plitik lebih mengejar kepentingan pribadi/golongannya, sehingga berakibat  terjadi pengkotakan politik atau konplik yangbharus segera diselesaikan dengan tuntas.
WAHANA POLITIK PRAKTIS
1. Sistem Pemilihan Umum (dari segi tujuan penyelenggaraannya) :
·         Sistem Pemilihan Langsung : pemilihan yang para pemilihnya langsung memilih anggota-anggota Badan Perwakilan Rakyat yang akan mewakilinya.
·         Sistem Pemilihan Bertingkat : Pemilihan yang dalampemilihan tahap pertama  memilih wali pemilih, kemudian walim pemilih itu memilih anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat.
2. Sistem Pemilihan Umum (dari segi tujuan pandangan rakyat) :
·         Sistem Pemilihan Mekanis : pemilihan yang melihat rakyat sebagai masa/kelompok  individu yang mempunyai hubungan yang sama, masing-masing individu  dianggap sebagai satu-satunya pengendalian hak pilih aktif, sama-sama mempunyai satu suara dalam pemilihan.
·         Sistem Pemilihan Organis : pemilihan yang menempatkan rakyat sebagai sejumlah individu, seperti halnya kelompok keluarga, kelompok daerah/wilayah, kelompok cendekiawan, buruh, tani, (lapisan sosial), lembaga-lembaga lainnya.  Persekutuan itulah yang diutamakan sebagai pengendali hak pilih.
Sistem pemilihan mekanis di tinjau dari rakyat pemilih pada umumnya berkisar pada dua prinsip pokok yaitu distrik dimana satu daerah pemilihan memilih satu wakil,  proporsional berimbang yaitu satu daerah pemilihan beberapa wakil.


3. Sistem Distrik :
            Dimana negara terbagi dalam dalam daerah-daerah bagian (distrik).  Dalam sistem distrik hanya diwakili  oleh satu orang dengan suara mayoritas.
No
Kelebihan sistem distrik

No
Kekurangan sistem distrik
1
Rakyat mengenal dengan baik orang yang mewakili daerah (distriknya)
1
Suara dari eserta pemilu yang kalah akan hilang, tidak dapat digabungkan

2
Wakil setiap distrik sangat mengenal daerah dan kepentingan rakyat
2
Meskipun partai besar berkuasa, jika satu distrik kalah dalam pemilu, maka suaranya tidak terwakili di distrik itu

3
Adanya hubungan yang erat antara wakil distrik dengan rakyatnya
3
Wakil rakyat yang menang dalamsatu distrik lebih memperhatikan distriknya, terkadang mengabaikan kepentingan nasional

4
Wakil distrik sangat memperhatikan dan memperjuangkan  distriknya

4
Golongan minoritas kurang terwakili

4. Sistem Proporsional :
            Setiaporganisasi peserta pemilu akan memperoleh sejumlah kursi parlemen sesuai dengan jumlah suara pemilu yang di peroleh di seluruh wilayah negara.   Terbuka kemungkinan terjadi penggabungan partai kecil (koalisi)  untuk memperoleh kursi di parlemen.
No
Kelebihan sistem prporsional

No
Kekurangan sistem proporsional
1
Lebih demokratis karena semua partai dapat terwakili di parlemen
1
Peranan pemimpin partai sangat menentukan dalam penetapan daftar calon Badan Perwakilan Rakyat

2
Tidak ada suara yang hilang karena semua digabung secara nasional
2
Calon-calon yang diikutsertakan dalampemilu kurang atau tidak dikenal oleh pemilih

3
Badan Perwakilan Rakyat benar-benar menjadi wadah  dan aspirasi seluruh rakyat
3
Wakil-wakilrakyat yang duduk di pusat kurang memahami dan memperhatikan kepentingan daerah


5. Sistem gabungan :
            Mengabungkan antara sistem distrik dengan sistem proporsional.  Sistem ini membagi wilayah negara dalam beberapa daerah pemilihan.  Sisa suara pemilu tidak hilang melainkan diperhitungkan dengan jumlah kursi yang dibagi.
 

PERILAKU POLITIK
            Perilaku politik adalah  tingkah laku politikm para aktor politik dan warganegara atau interaksi antara pemerintah danmasyarakat, lembaga-lembaga pemerintah, antara kelompok dan individu dalam masyarakat dalam proses pembuatan, pelaksanaan dan penegakan keputusan politik.

Aktor politik ada dua macam :
a. Aktor bertipe pemimpin yang mempunyai tugas, tanggung jawab, kewenangan untuk membuat dan melaksanakan keputusan politik.
b. Warga negara biasa yang memiliki hak sarta kewajiban untuk mengajukan tuntutan dan dukungan terhadap aktor yang bertipe pemimpin.
Macam-macam perilku politik :
a. Radikal : adalah perilaku warganegara tidak puas terhadap keadaan yang ada serta menginginkan perubahan yang cepat dan mendasar, tidak kenal kompromi dan tidak mengindahkan orang lain cenderung ingin menang sendiri.
b. Moderat : adalah perilaku politik masyarakat yang telah cukup puas dengan keadaan dan bersedia maju, tetapi tidak menerima sepenuhnya perubahan apalagi perubahan yang serba cepat seperti kelompok radikal.
c. Status Quo : adalah sikap politik dari warga negara yang sudah puas dengan keadaan yang ada/berlaku dan berusaha tetap mempertahankan keadaan itu.
d. Konservatif : adalah sikap perilaku politik masyarakat yang sudah puas dengan keadaan yang sudah ada dan cenderung bertahan dari perubahan.
e. Liberal : adalah sikapperilaku politik masyarakat yang berrpikir  bebas dan ingin maju terus.  Menginginkan perubahan progresif dan cepat, berdasarkan hukum atau kekuatan legal untuk mencapai tujuan.
KOMUNIKASI POLITIK
Bentuk-bentuk komunikasi politik ada 2 yaitu :
1. Posisi horizontal : Komunikator danmasyarakat terlibat menerima danmemberi relatif seimbang sehingga terjadi sharing. Momunikasi horizontalini meerefleksikan  nilai demokrasi.
2. Pola-pola linier: arus komunikasi politiksatu arah yang cenderung vertikal. Bentuk komuniukasi ini merefleksikan  nilai feodalistik dan pola kepemimpinan otoriter.
DEBAT POLITIK
Debat politik merupakan proses pendewasaan politik masyarakat melalui tukar pikiran yang mengandung mnakna sebagai berikut :
1. Makna politis yaitu debat harus dapat menjadi wahana pendidikan politik masyarakat.
2. Makna sosiologis yaitu  debat politik harus mampu mewujudkan kehidupan masyarakat yang senakin sadar hak dan kewajibannya,  memiliki perilkau politikmsantun, tidak anarkis,  kooperatif dll.
 

Dasar hukum debat politik adalah :
1. Pasal 28 UUD 1945, yaituKemerdekaan berserikan dan berkumpul  mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dansebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
2. Pasal 28 E  ayat 3 UUD 1945, yaitu setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul,dan mengeluarkan pendapat.
3. Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia pada pasal 19 menyatakan setiaporang berhak atas kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
4. UU Nomor 9 tahun 1998,  kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum, disebutkan setiap warga negara secara perorangan atau kelompok bebas menyampaikan pendapat sebagai perwujudan hak dan tanggung jawab berdemokrasi dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.